Pada suatu ketika
Malam ini aku kembali melakukan hal itu. Bicara sendiri pada diriku. It may sounds like I'm insane, but ketika udah ngomong sama diri sendiri itu, rasanya enak. Kamu seakan punya temen buat ngobrol, padahal ngga ada. Ok, malam ini aku cuma lagi mikir-mikir lagi tentang masalah dalam hidup. Bahwa dalam praktiknya, ilmu yang ada di bangku sekolah ga semuanya bisa diterapin. Butuh latihan tersendiri buat lulus these unpredictable problems. Well, akhir-akhir ini aku mulai paham bahwa sebesar apapun ego yang kamu punya, ego besarmu itu ga akan membawamu pada kebahagiaan. Mungkin kamu akan bahagia, tapi sementara. Lagipula, siapa yang akan tahan pada orang berego besar? Dia pasti seorang yang benar-benar istimewa yang bisa menghadapi orang dengan ego yang besar. Walau sebenarnya, wajar kita punya ego. Tapi akan tak baik jika kita turuti si ego ini. Yang ke-2 yaitu tentang hakikat berusaha. Kadang aku ingin jadi si bodoh yang selalu ingin berusaha menjadi pandai tanpa memperdulikan res...