Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2014

Pada suatu ketika

Malam ini aku kembali melakukan hal itu. Bicara sendiri pada diriku. It may sounds like I'm insane, but ketika udah ngomong sama diri sendiri itu, rasanya enak. Kamu seakan punya temen buat ngobrol, padahal ngga ada. Ok, malam ini aku cuma lagi mikir-mikir lagi tentang masalah dalam hidup. Bahwa dalam praktiknya, ilmu yang ada di bangku sekolah ga semuanya bisa diterapin. Butuh latihan tersendiri buat lulus these unpredictable problems. Well, akhir-akhir ini aku mulai paham bahwa sebesar apapun ego yang kamu punya, ego besarmu itu ga akan membawamu pada kebahagiaan. Mungkin kamu akan bahagia, tapi sementara. Lagipula, siapa yang akan tahan pada orang berego besar? Dia pasti seorang yang benar-benar istimewa yang bisa menghadapi orang dengan ego yang besar. Walau sebenarnya, wajar kita punya ego. Tapi akan tak baik jika kita turuti si ego ini. Yang ke-2 yaitu tentang hakikat berusaha. Kadang aku ingin jadi si bodoh yang selalu ingin berusaha menjadi pandai tanpa memperdulikan res...

AKU

Aku? Aku hanya aku. Aku hanya seorang perempuan biasa. Umurku sembilan belas, tahun ini. Aku hanya aku. Aku hanya seorang anak biasa. Aku tak punya mentari lagi, tapi aku masih bisa merasakan hangat sinarnya. Aku hanya aku. Pelajar biasa tanpa bakat istimewa. Aku hanya aku. Seorang teman yang buruk bagi orang-orang baik. Aku hanya aku. Seorang hamba yang penuh dosa. Seorang hamba yang kadang lupa pada Sang Pencipta. Aku hanya aku. Hanya seonggok daging dan kumpulan tulang yang bernyawa. Yang hanya tahu makan dan tidur. Aku hanya aku. Kumpulan sel yang belum berfungsi seutuhnya. Aku hanya aku. Mahasiswa yang hanya datang lalu pergi. Hanya mahasiswa yang terlalu terpaku pada nilai. Aku hanya aku. Kumpulan organ yang juga pernah bermasalah. Aku hanya aku. Hanya seonggok daging dan kumpulan tulang yang bernyawa yang belum patut disebut NAS. Aku hanya aku. Bukan orang kaya. Bukan orang baik. Bukan seorang yang cerdas. Aku hanya aku. Biasa. Maafkan aku..